Sabtu, 13 Agustus 2016
Happy weekend folks!
Huft! Aku bangun agak siang hari ini. Biasanya habis shalat subuh aku langsung ngajar ngaji dan siap-siap ngajar. Tapi hari ini setelah bangun agak kesiangan, setengah 6 shalat subuh, aku gak ngajar. Bukan karena malas, sebenarnya itu juga si. Tapi itu bukan faktor utama, faktor utamanya adalah... i got stomachache this morning. Seperti biasa, sakit perutnya selalu bikin aku lemas nggak ketulungan. Hampir 15 menit di kamar mandi. Akhirnya aku putuskan untuk merebahkan tubuhku kembali di atas kasur. And finally, i got up very late, 09 o'clock lewat dari kebiasaan. Haha, sebenarnya pernah si lewat dari jam segitu.
Bangun tidur aku disuguhkan dengan buku-buku yang berserakan di atas kasur. Yaa memang seperti itulah kebiasaanku. Pasti ada satu dua buku yang sengaja kuletakkan di sampingku. Tapi kali ini bukan cuma satu, or dua. But it's more and more. Maklumlah akhir-akhir ini aku dan rekan mengajarku plus rekan tidurku, sedang disibukkan dengan pembuatan Lesson plan selama satu tahun ajaran. O' ma Lord! It's slowly driving me nut! Apa lagi aku ngajar 4 kelas. Dan semua lesson plan yang kita buat di luar dari kurikulum KTSP or kurikulum 2013. Huft! Sekolah tempatku mengajar memang punya aturan sendiri. Masih nyari jati diri juga, soalnya kurikulumnya masih sering gunta-ganti. Bikin murid-murid pusing, apalagi guru-gurunya. Gue aja mungkin. Tapi si katanya kita harus menjadi orang yang lebih flexibel. Okelah kalau begitu.
Keluar dari permasalahn lesson plan yang belum kelar-kelar. Pas bangun tidur, seperti kebanyakan orang, pasti yang dicari pertama kali adalah handphone. Nah begitu pula yang aku lakukan. Aku langsung mencari dua ponselku. Yang satu Hp jadul nokia yang bertipe express music. Dulu mahal banget tuh Hp! Yang satunya agak kerenan sedikit., Hp Samsung. Tapi lemotnya udah nggak ketulungan. Jadi intinya kedua Hpku tidak sekeren dan se-update anak-anak jaman sekarang. Hp pertama yang aku buka adalah Hp nokia jadulku. Ada satu pesan. Awalnya aku sedikit penasaran. Setelah membukanya ternyata sms dari kampusku, minta tagihan bayaran. Wegah banget gue! Bayangin, masuk kuliah aja bisa dihitung pakai jari karena dosen nggak pada masuk, sekarang nuntut bayaran! Oke mungkin kasus dosen jarang masuk sudah biasa di kampus-kampus lain. Tapi kampusku yang satu ini, managementnnya berantakkan. Maklumlah cabang. Kelas karyawan pula. Tapi seharusnya bisa lebih baik dan tertata. IPK semestet awal belum keluar sampai sekarang. Padahal semester I udah lunas bayaran. Selain itu NIM kitapun belum terbaca di dikti. What the hell! dan ternyata beberapa senior juga belum mendapatkan haknya. Jadi selama ini yang pihak kampus berikan adalah janji-janji palsu alias PHP. Makin rumit sepertinya. And finally, i made a big decision. Aku mau chau aja dari kampus. Beberapa temankupun sama. Mereka sudah memutuskan untuk tidak berurusan lagi dengan Pak T*** dan Bu D****. Sudah lelah katanya. Pertemuan terakhirpun tidak membuahkan hasil yang memuaskan. Malah UAS diundur sampai hari ini. Padahal pengumuman UAS sudah digembar-gemborkan sebelum bulan Ramdhan. Huft! Lagi-lagi aku harus menarik nafas dalam-dalam. Yang jelas aku sudah menentukan pilihan. I quit.
Okay, dari tadi ceritanya yang bikin empet mulu ye? Change the topic.
Hari ini ada yang membuatku sedikit bersemangat. Undangan pernikahanku akan dikirim hari ini. Selain itu calon suamiku yang sudah aku jadikan pembuangan keluh kesahku selama 3 tahun 6 bulan itu akan datang ke rumah. Ia juga akan mengambil undangan untuk disebarkan. Oh My Gosh! Pernikahanku tinggal 21 hari lagi. Hatiku berdegup lebih kencang rasanya. Persiapannya sedikit melelahkan dan memusingkan. Tapi aku berharap yang terbaik. Semoga lancar, dan ijab qabulnya satu kali aja ye. Biar cepet. Hehe.
Okay, that's all for today. Doa'in deh folks, semoga bisa posting karya-karya terbaru. Lagi ruwet banget ni. Sebenarnya segudang ide sudah menumpuk. Tapi kadang stuck karena sibuk nggak karuan. Ada sedikit kata-kata alay ni. Masih terinspirasi dari orang yang sama.
Kubalikkan tubuhku
Sekilas wajah terkenang
Siapa?
Entahlah, hanya sedang ingat saja
Mungkin efek drama korea semalam
Jadi beper
tak karuan
Lawakan garing,
Malah sering lahirkan gelak tawa
bikin senyum tipis menghias bibir
Ah! Indah nian
Sampai-sampai masih nyangkut dalam ingatan
Cuma mengenang
Ingat janur kuning segera dikibarkan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar