Innalillahi Wainnailaihi raji'uun. Telah berpulang ke Rahmatullah sahabat seperjuanganku di BEC Pare-Kediri TC 128 MAM 2015. Kirim Al-fatihah dulu guys, buat Dita temenku ini.
Summpaahh! Aku shocked banget pas denger temen kamarku nunjukkin dp BBM temennya yang captionnya ngasih tahu kalau yang difoto itu udah meninggal. Pas aku lihat ternyata dia adalah temen satu angkatanku di BEC, TC 128. Dia kelas Holand. Meskipun nggak terlalu dekat sama dia, tapi dia sering nyapa. Say hai gitu. Dan menurut kacamata aku ni, dia anaknya friendly banget. Temennya banyak soalnya. Selain itu yang bikin agak nyesek and ikut sedih banget juga, waktu pas aku pulang bareng sama geng JABODETABEK. dia ikut nganter. Soalnya waktu itu denger-denger dia lagi deket sama Bang Aldi. Ups, kok malah jadi ngegosip. Katanya si dia meninggalnya karena sakit pembengkakan otak dan sempat koma. Akhirnya pada pukul 8 WITA ia menghembuskan nafas terakhir. Ya begitulah kematian. Tak pernah tahu kapan akan datang. Dan kepada siapa hari ini ia menghampiri. Entah nanti setelah aku menulis ini, nanti sore, or besok. Yang jelas kematian pasti datang menjelang. Oke, selain do'a ada seuntai kata untuk teman seperjuanganku di BEC ini.
Masih diselubungi kabut pilu
Ku gerakkan jari-jemariku
Menggoreskan tinta tentang kepergianmu
Duhai sobat!
Cepat sekali kau pergi
Usia muda, indah rupa, dan akhlak mulia
Jadi kenangan yang tersisa
Senyum ceria di lembar-lembar foto
Hiasi sosial media
Dengan caption "Innalillahi wainnailaihi raji'un"
Begitu katanya
Tangis handai tolan pecah
Hantarkan tubuh yang terkulai lemah
Di atas keranda berjubah
Wahai sobat! Pergilah!
Tenang disana
Kau akan segera menemui-Nya
Semoga perjalananmu menyenangkan!
Untuk-Mu Tuhan, Allah, Rabbie
Titip dia Allah
Sungguh akupun pasti akan menyusulnya
Kematian-Mu memang menakutkan
Tinggalkan luka yang tak mudah hilang
Namun Allah, dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun
Indahkan kematianku ya Rabb...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar